Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 April 2011

Bilang ‘Maaf’ Membuat Jantung Perempuan Sehat

0

Selalu ingat dalam hidup ini jangan pernah melupakan 2 magics word yaitu terima kasih dan maaf. Mungkin bagi anda ini sepele tapi tahukah anda bahwa hanya dengan mengucap maaf pada perempuan dengan tulus anda sudah membantu memperpanjang usianya. Mengucapkan ‘maaf’ mungkin sangat sulit dilakukan banyak orang terutama pria.

Tapi ilmuwan Massachusetts University membuktikan permintaan maaf yang ditujukan pada seorang perempuan bisa meningkatkan kesehatannya terutama jantung. Perempuan yang mengalami perlakuan kasar atau menyakitkan dari orang lain bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah yang dapat memicu risiko serangan jantung atau stroke. Namun ketika mendengarkan kata ‘maaf’ dapat menurunkan tekanan darahnya, yaitu tekanan darahnya akan kembali normal sekitar 20 persen lebih cepat.

Sebaliknya tekanan darah laki-laki akan 20 persen lebih lama untuk pulih setelah mendengar permintaan maaf karena mendapat perlakuan tak nyaman. Hal ini menunjukkan seseorang laki-laki cenderung bekerja lebih keras setelah mendengar pengakuan bersalah.

Penelitian ini dilakukan ilmuwan di University of Massachusetts Medical School di Worcester, AS. Peneliti mengukur tekanan diastolik dari 29 laki-laki dan 59 perempuan.

Kedua kelompok secara individu diminta untuk menyelesaikan tes matematika dalam waktu lima menit. Selama mengerjakan tes, partisipan diinterupsi sebanyak tiga kali oleh peneliti sambil marah dan menyuruhnya untuk lebih cepat dalam mengerjakan tugasnya.

Pada akhir tes, para partisipan mengatakan, “Kau jelas tidak cukup baik”. Namun, dua menit kemudian peneliti meminta maaf atas kekerasan yang terjadi pada setengah dari partisipan laki-laki dan perempuan.

Partisipan perempuan yang menerima permintaan maaf menjadi lebih cepat tenang, sementara kaum laki-lakinya justru menjadi lebih gelisah.

“Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada manfaat potensial bagi kesehatan seseorang perempuan atas permintaan maaf,” ujar salah seorang peneliti, seperti dikutip dari Telegraph

Tekanan darah yang diukur dalam penelitian ini adalah tekanan darah diastolik, yaitu tekanan dalam darah antara detak jantung atau tekanan dalam arteri-arteri ketika jantung istirahat setelah kontraksi. Jika terlalu tinggi dapat meningkatkan kemungkinan stroke atau serangan jantung pada orang tersebut.

Sayangi pasangan anda, jangan lupa berterima kasih dan meminta maaf. 2 Magic words yang membuat hidup anda tenang. Sepele tapi bermanfaat gede. Enjoy
READ MORE >>

Sabtu, 09 April 2011

Cegah Kanker Sejak Dini

0


HAMPIR sepertiga kasus kanker sebenarnya bisa dicegah dengan pola makan yang lebih sehat. Maka itu, para ilmuwan dari Yayasan Penelitian Kanker Dunia merekomendasikan 5 langkah berikut sebagai tindakan pencegahan kanker sedari dini.

1. Upayakan berat badan ideal
Sampai kapan pun jangan menyerah dalam upaya mencapai berat badan ideal Anda. Upaya sederhana ini bisa mengurangi risiko Anda secara signifikan dari kanker serta menghindarkan Anda dari diabetes dan penyakit jantung.

2. Olahraga teratur
Menggerakkan tubuh setidaknya selama 30 menit per harinya bisa membantu Anda terhindar dari kanker serta menyehatkan janjtung dan mengurangi lemak di pinggang. Lakukan saja gerakan sedrhana seperti berjalan kaki.

3. Makan sehat
Menghindari makanan berlemak, garam, dan kalori, serta minuman bergula juga bisa mengurangi risiko kanker. Kurangi pula asupan daging terutama olahan. Makanan kaya serat seperti buah dan sayur adalah pilihan paling sesuai agar tubuh tak mudah diserang penyakit.

4. Tak perlu suplemen pencegah kanker
Tak ada bukti bila mengonsumsi suplemen pencegah kanker efektif dalam mengurangi risiko terkena penyakit itu. Bahkan, beberapa suplemen terbukti memiliki efek samping berbahaya.

5. Menyusui setidaknya selama 6 bulan
Setelah melahirkan, ibu semestinya memberikan ASI secara eksklusif selama 6 bulan, baru kemudian memperkenalkan jenis cairan lain kepada bayi. Bukti ilmiah menunjukkan menyusui bisa mengurangi risiko kanker di kemudian hari dan mencegah obesitas pada bayi.(Telegraph/Pri/OL-06)
READ MORE >>

Jumat, 08 April 2011

Gaya Hidup Akibat Facebook & Twitter

4
Kehadiran situs jejaring sosial seperti Facebook, Friendster atau Twitter sedikit banyak telah mengubah perilaku dan gaya hidup sebagian besar masyarakat.

Pengaruh luar biasa dari jejaring sosial dunia maya ini juga telah merasuk dalam kehidupan pribadi para penggunanya, termasuk perilaku berhubungan dengan orang lain.
Menurut hasil sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat, jejaring Facebook – yang saat ini merupakan situs yang paling banyak diakses – telah mengubah banyak aspek perilaku, khususnya terkait dengan cara menjalin hubungan dengan pasangan.

Ada banyak temuan menarik dari hasil survei terhadap sekitar 3.000 pengguna ini. Sebanyak 1.377 pria dan 1.540 wanita menjadi target dalam penelitian ini. Berikut adalah beberapa temuan penting dari penelitian ini :

1. Tak jujur dalam status
24 persen facebookers tidak memasang status relationship mereka sejujurnya. Dengan begitu, mereka lebih menyukai ‘opsi terbuka’ pada kemungkinan selingkuh atau meneruskan flirting
dengan orang lain. Tercatat 27 persen pengguna tidak memasang status hubungan sama sekali, dan setengah dari mereka masih melajang.

2. Sarana Flirting
70 persen pengguna mengaku memanfaatkan Facebook untuk merayu atau menggoda teman. Sebanyak 24 persen si penggoda ini mengunakan jejaring sosial untuk merayu orang lain ketimbang pasangannya sendiri.

3. Membakar cemburu
59 persen mengaku sering cemburu karena pasangannya berhubungan dengan orang lain di Facebook. Hasil penelitian Amy Muise Ph.D dari University of Guelph, mengindikasikan, Facebook berkontribusi memicu kecemburuan, bahkan pada orang yang sebenarnya tidak punya kecenderungan atau sifat cemburuan.

4. Bencana posting wall
29 persen mengatakan bahwa kiriman pesan di dinding (wall) atau foto dapat menimbulkan masalah dengan pasangan. Sebanyak 42 persen mengatakan, mereka mendapat keluhan dari pasangannya, dan 11 persen dari yang disurvey menempatkan pasangan mereka pada profil terbatas sehingga tak dapat mengakses atau melihat semua aktivitas yang dilakukannya di Facebook (baik kiriman di wall, kementar atau foto).

5. Pilih teman yang menarik
55 persen facebooker mengirim friend request kepada seseorang yang mereka anggap menarik dan penting. Sebanyak 23 persen mengirim ajakan teman pada orang tak dikenal tetapi berpenampilan menarik.

6. Cari mantan kekasih
85 persen pengguna mencari dan menelusuri mantan kekasihnya melalui Facebook. Sekitar 17 persen dari mereka selalu mengecek halaman mantan kekasihnya, setidaknya sekali dalam seminggu.


7. Mengintai pacar atau eks pacar
59 persen facebooker selalu ‘mengintai’ profil pasangannya atau mantan kekasihnya, mencari petunjuk tentang hubungan mereka dengan orang lain. Apakah Anda juga termasuk pengintai?


8. Cinta lama bersemi kembali
32 persen wanita mencoba menjalin kembali hubungan dengan kekasihnya di Facebook. Sekitar 16 persen dari wanita ini berstatus sedang menjalin hubungan dengan seseorang. Bagaimana dengan pria? Sekitar 36 persen pria mencoba menjalin kembali dengan mantannya melalui Facebook; 1 dari 5 pria ini mengaku sedang menjalin hubungan. Sementara itu sekitar 3 persen responden mengakhiri hubungannya dengan membatalkan status hubungan melalui Facebook.


9. Membobol akun pasangan
23 persen responden mengaku pernah membobol atau nge-hack akun pasangannya di Facebook * Sebanyak 18 persen responden mengaku tahu password pasangannya, sekitar 85% persen mengaku diberitahu password-nya, 16% menebak password-nya, dan 9% responden sengaja nge-hack akun Facebook pasangan.

10. Ajang selingkuh
Sebanyak 5 persen responden mengaku berselingkuh dengan orang lain. Bagaimana mereka berselingkuh lewat Facebook? Para responden memberikan sejumlah alasan;

- “Saya bosan dengan hubungan selama ini. Rayuan-rayuan di Facebook memutuskan saya untuk berselingkuh.”

- “Saya pernah bertemu bahkan tidur dengan dua lelaki yang saya kenal di Facebook.”

- “Ya, saya berselingkuh dengan seseorang yang saya temui di Facebook (teman selingkuh saya adalah mutual friend dan satunya lagi teman dekat).”

- “Saya membuat rencana-rencana untuk bertemu melalui pesan di Facebook.”

- “Ada seorang lelaki yang pernah saya kenal selama bertahun-tahun. Walau saya berkencan dengan orang lain ketika itu seperti halnya yang dia lakukan, kami masih sering kontak melalui Facebook— semisal merancang pertemuan, mengekspresikan perasaan satu sama lain dsb .”

- “Saya menggunakan pesan pribadi untuk merancang pertemuan dengan mantan.”
READ MORE >>

Kamis, 31 Maret 2011

Seks Bisa Membunuh?

0
Semburan mendadak dalam intensitas sedang hingga aktivitas fisik intens, seperti jogging atau berhubungan seks, secara signifikan meningkatkan risiko terkena serangan jantung, terutama pada orang yang tidak mendapatkan latihan rutin.

Dokter telah lama mengetahui bahwa aktivitas fisik dapat menyebabkan masalah jantung yang serius, tetapi studi terbaru yang dilakukan peneliti Amerika Serikat membantu untuk mengukur risiko, kata Dr Issa Dahabreh dari Tufts Medical Center di Boston, yang studinya dimuat dalam Journal of American Medical Association.

Tim ini menganalisis data dari 14 studi melihat hubungan antara latihan, seks dan risiko serangan jantung atau kematian jantung mendadak, irama jantung yang mematikan yang menyebabkan jantung berhenti mengalirkan darah.

Peneliti menemukan orang cenderung 3,5 kali lebih mungkin mendapatkan serangan jantung atau kematian jantung mendadak ketika mereka berolahraga dibandingkan saat mereka tidak melakukannya.

Orang-orang itu 2,7 kali lebih mungkin untuk mendapatkan serangan jantung ketika mereka melakukan hubungan seks atau segera sesudahnya dibandingkan dengan saat mereka tidak melakukan aktivitas tersebut. (Temuan ini tidak berlaku untuk kematian jantung mendadak karena tidak ada penelitian yang melihat hubungan antara seks dan kematian jantung.)

Jessica Paulus, peneliti dari Tufts lainnya yang juga bekerja pada studi ini mengatakan risikonya cukup tinggi seperti yang ditunjukkan studi tersebut. Namun demikian periode peningkatan risikonya berlangsung singkat.

"Risiko ini tinggi hanya untuk jangka waktu yang singkat (1 sampai 2 jam) selama dan setelah aktivitas fisik atau seksual," kata Paulus seperti dilansir Reuters, Selasa (22/3).

Karena itu, risiko kepada individu selama periode satu tahun masih cukup kecil, katanya.

"Jika Anda mengambil 10.000 orang, setiap sesi aktivitas fisik atau seksual per minggu dari setiap individu dapat dikaitkan dengan kenaikan 1 sampai 2 kasus serangan jantung atau kematian jantung mendadak per tahun," kata Paulus.

Dia mengatakan bahwa penting untuk menyeimbangkan temuan tersebut dengan penelitian lain yang menunjukkan bahwa aktivitas fisik secara teratur mengurangi risiko serangan jantung dan kematian jantung mendadak sebesar 30 persen.

"Kami tidak ingin publik menghindari aktivitas fisik dan mengira olahraga itu buruk bagi kesehatan," kata Paulus.

Yang hendak ditekankan adalah orang yang tidak berolahraga secara teratur perlu menjalankan semua program latihan perlahan-lahan, secara bertahap meningkatkan intensitas latihan dari waktu ke waktu.(go4/*)(Metro TV News)
READ MORE >>

Selasa, 29 Maret 2011

Seks dapat menghindarkan Serangan Jantung

0
ADA baiknya melakukan sesuatu cukup sedang-sedang saja. Tak perlu berlebihan maupun sedikit. Begitu pula dengan berhubungan intim. Peneliti di Amerika Serikat mengatakan penyakit jantung akan menyerang apabila Anda jarang melakukan seks dengan pasangan.

Asisten profesor kedokteran di Harvard School of Public Health mengatakan seks ataupun olah raga yang dilakukan sekali-kali dapat berisiko serangan jantung bahkan kematian mendadak. Hasil penelitian para ahli itu kemudian dimuat dalam Journal of The American Medical Association.

"Pemicu masalah ini sepertinya adalah kegiatan yang berintensitas tinggi secara tiba-tiba, padahal mereka yang melakukan itu belum terbiasa melakukan aktivitas fisik," kata penulis studi, Jessica K. Paulus, yang juga asisten profesor kedokteran itu.

Dari penelitian itu, Jessica menyarankan melakukan kegiatan olahraga maupun seks secara konsisten dan bertahap. Bila perlu, diawasi dokter.

Dari hasil meta-analysis ini diketahui bahwa mereka yang melakukan aktivitas seks hanya sekali-sekali memiliki risiko serangan jantung sebanyak 2,7 kali lebih besar. Sedangkan aktivitas fisik sporadis meningkatkan risiko 3,5 kali lipat.

Aktivitas fisik yang jarang-jarang meningkatkan risiko sudden cardiac death 5 kali lipat. Tapi risiko secara keseluruhan rendah karena orang melakukan aktivitas ini sangat jarang dan risiko ini akan cepat terhapus.(go4/***)(Metro Tv News)
READ MORE >>

Wanita bicara tentang nikmatnya bercinta

0
Tahukah Anda, bagi kebanyakan wanita, bercinta bukan cuma untuk urusan memuaskan gairah pribadi, melainkan juga demi kesehatan fisik dan psikologis serta membahagiakan pasangan mereka.

Ingin tahu rinciannya? Semua alasan tentang mengapa wanita menginginkan seks terangkum dalam sebuah buku 'Why Women Have Sex', yang ditulis Cindy Meston dan David Buss. Penulis buku ini mencatat hingga 200 alasan wanita.

Para peneliti mewawancarai 1.006 wanita sebagai bahan riset untuk buku tersebut dan menemukan beberapa jawaban sangat mengejutkan, dikutip dari Times of India. Sebagian wanita mengungkapkan bahwa mereka berhubungan seksual untuk mendapatkan pengalaman spiritual.

Mereka berpikir aktivitas ini bagian dari ibadah. Yang lainnya mengatakan bercinta sebagai obat sakit kepala, stres, membuat kemampuan seksualnya lebih baik, dan untuk mendapatkan kecantikan kulit.

Sebagian wanita lagi mengatakan berhubungan seks untuk membahagiakan pasangan, atau sebagai tanda terima kasih pada suami. Sejumlah pengakuan wanita, antara lain, "Suami telah mengajak aku menikmati makan malam mewah" atau "Suami telah bekerja keras untuk membiayai kebutuhan keluarga" .

Namun, mayoritas (84 persen) wanita mengakui melakukan hubungan seks untuk mendapatkan kehidupan yang tenang, damai, dan untuk merayu pasangan agar mereka mau menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. "Saya melakukan hubungan seks untuk mengurangi kebosanan," kata salah satu wanita yang diwawancarai.
READ MORE >>

Senin, 28 Maret 2011

Bagaimana Anda tahu apakah itu Cinta atau Nafsu

0
Liputan6.com, New Jersey: Banyak faktor yang membuat rasa cinta tumbuh. Seiring dengan perjalanan cinta, rasa cinta dan nafsu pun susah dibedakan. Jadi bagaimana Anda tahu apakah itu cinta atau nafsu

Seorang Antropolog dari Rutgers University, Professor Helen Fisher, menjelaskan cinta dan nafsu itu berbeda. Nafsu dapat muncul seiring perjalanan cinta seperti dikutip dari howstuffworks, Kamis (24/3).

Fisher mengatakan, antara cinta dan nafsu ada komponen emosional dan fisiologis yang berbeda. Romantisme dan perasaan cinta seseorang mendorong dopamin dan kadar serotonin, yang menyebabkan perasaan gembira dan hilangnya nafsu makan. "Ketika kita sampai ke titik perasaan tersebut dan makin panjangnya jangka percintaan, tubuh kita menghasilkan lebih banyak oxytocin (dikenal sebagai "hormon cinta").

"Sementara gairah seks dan nafsu untuk seks dapat datang selama proses percintaan yang dihasilkan oleh kadar testosteron yang meningkat, baik pada pria maupun wanita. Semakin tingginya kadar testosteron menginspirasi perasaan yang terfokus pada perhatian dan gairah seksual," jelasnya.

Umumnya, lanjut Fisher, perasaan cinta itu muncul dari daya tarik seseorang. Kaum pria cenderung jatuh cinta dengan wanita dari wajahnya yang cantik. Sementara kaum wanita lebih tertarik dengan pria yang berdompet tebal.

"Kita cenderung memilih pasangan yang memiliki daya tarik dengan tingkat yang sama. Dari sudut pandang evolusi, ini masuk akal karena pria ingin memperbaiki keturunan mereka sementara wanita mencari pria yang dapat membantu mereka untuk menyokong kebutuhan anak-anak mereka," ujarnya.

Lalu apakah usia mempengaruhi keinginan untuk seks "Laki-laki muda memiliki testosteron 10 kali lebih pada awal 20-an, dan ini adalah puncak dorongan seks mereka. Di sisi lain, dorongan seksual untuk wanita saat berusia akhir 20-an dan awal 30-an," ujarnya.

Menurut Fisher, semakin menurunnya tingkat testosteron pada pria cenderung membuat mereka lebih mengasihani. Sebaliknya, dengan menurunnya tingkat estrogen pada wanita seiring dengan usia, mereka akan menjadi lebih tegas. "Ini ada hubungannya dengan kenyataan bahwa proporsi testosteron dalam sistem wanita memainkan peran yang lebih besar layaknya estrogen," katanya.(Liputan 6)
READ MORE >>

Jangan bilang ke Pria mengenai ini

0

Bertahun lamanya pria berusaha mengerti wanita dengan jangan berkata "Kamu ngga gendut kok". Saatnya bagi Anda untuk mengerti kata apa saja yang seharusnya tidak diucapkan kepada mereka.

Kamu cute deh


Sebagian besar pria benci dengan kata cute! Pria tidak ingin dibilang cute, atau melihat pria lain cute, dan sama sekali tidak ingin jadi cute. Mereka menganggap seharusnya mereka menjadi pelindung Anda, batu sandaran kala sedih, dan cute tidak menggambarkan itu sama sekali.



Ayo kita bicara

Tiga kata itu seperti membuat otak pria terkena hubungan arus pendek. Pria cenderung menghindari posisi yang tidak enak seakan mereka dihakimi oleh Anda. So ladies, pilih kata lain saja.

Itukan cuma mainan!

Bukan sayang, sepakbola bukan cuman mainan sayang! Pasti itu yang ingin dikatakan pria jika dilarang futsal bersama teman-temannya. Pria tentu tidak ingin cuma duduk-duduk saja menonton bola, ketahuilah, pria ingin dia lah yang memasukkan bola itu dan mendapat sanjungan dari seluruh isi stadion!

Tidak apa-apa kok

Dan pria pun jungkir balik karenanya. Apalagi ditambah wajah datar dari wajah Anda. Pria bukan ahli membaca pikiran, jadi katakan langsung apa yang Anda inginkan dan buat mereka mengerti apa yang ada di pikiran Anda.

Size doesn't matter


Pria akan langsung mencari pil pembesar Mr P jika Anda mengatakan hal itu setelah Anda bercinta. Lebih baik Anda tidak mengucapkannya sama sekali.

Berhati-hatilah bicara sebelum menyesal kemudian.(kpl/*)
READ MORE >>

Ternyata Wanita mudah mengalami Depresi

0
Putus cinta, terkena PHK, tidak lolos seleksi masuk kerja, atau baru melahirkan dapat memicu depresi bila wanita tidak mampu mengelola kesedihan yang dialami. Depresi, selain membuat suasana hati terpuruk, juga bisa menimbulkan pikiran untuk melakukan aktivitas fatal yang merugikan diri sendiri.

Wanita harus lebih waspada pada gangguan psikologis ini, sebab lebih rentan mengalaminya dibandingkan pria. Kaum hawa lebih berisiko karena faktor hormonal serta perbedaan karakteristik dengan kaum pria, walau kriteria depresi pada prinsipnya sama untuk semua jenis kelamin, dikutip dari laman Litbangdepkes.go.id.

Kaum hawa lebih mudah merasakan perasaan bersalah, cemas, penurunan nafsu makan, gangguan tidur, serta gangguan makan. Kemungkinan wanita mengalami depresi satu setengah kali sampai dua kali lebih tinggi dibandingkan pria.

Percaya atau tidak, di Amerika Serikat, sebagaimana dikutip dari laman Modernmom, sekitar 12 juta wanita setiap tahun tercatat mengalami depresi, jumlah ini hampir dua kali lipat dibandingkan pria yang menderitanya.

Keadaan depresi dapat melemahkan dan mempengaruhi hubungan antara sesama, pekerjaan, kesehatan, bahkan keluarga. Level keadaan psikologis ini bisa ringan sampai kronis atau yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Fakta

Depresi yang terjadi pada wanita terbukti telah menyebabkan banyak faktor risiko. Penyebab timbulnya keadaan ini, khususnya wanita, antara lain stres, keturunan, fluktuasi hormon, kimia otak, penyakit, bahkan sampai kekurangan gizi. Selain itu, masih banyak lagi faktor yang memicunya.

Jenis

Satu dari delapan wanita - di beberapa titik dalam kehidupan mereka - akan mengalami depresi klinis. Depresi dapat mengambil bentuk berbeda-beda. Misalnya depresi berat, depresi atipikal, dysthymia, dan depresi postpartum.

Ada beberapa gangguan lainnya yang menyebabkan keadaan psikologis pada wanita, termasuk gangguan dysphoric premenstrual, gangguan bipolar, gangguan afektif musiman dan gangguan penyesuaian. Mendiagnosis jenis depresi seorang wanita akan membantu bagaimana membuat perencanaan pengobatan yang efektif.


Tanda dan gejala

Ada sejumlah tanda dan gejala bila seorang wanita mengalami depresi klinis. Perubahan nafsu makan, tidak bersemangat, dan pola tidur yang buruk dapat menunjukkan adanya gejala depresi.

Lekas marah, kurang konsentrasi, menarik diri dari kelompok, menyimpan perasaan benci, dan punya pikiran bunuh diri, juga merupakan tanda depresi. Beberapa wanita bahkan sampai merasa tidak berharga, kehilangan harapan, dan penurunan libido.

Seorang wanita yang merasakan tanda dan gejala semacam itu harus menyampaikan secara rinci kepada orang terdekat atau psikolog agar mereka dapat membuat pertimbangan pilihan pengobatan.


Pengobatan alami

Untuk kasus depresi ringan hingga sedang, sebenarnya Anda dapat menanganinya seorang diri secara alami. Cobalah mengubah gaya hidup Anda. Perubahan gaya hidup biasanya dapat membantu mengurangi stres dan depresi. Misalnya, lakukan olahraga, meditasi, perubahan pola makan, dan konsumsi suplemen.


Peringatan

Bila Anda telah menggunakan suplemen atau herbal untuk menangani depresi, sebaiknya Anda menginformasikannya kepada penyedia layanan kesehatan, bila suatu saat pergi ke ahli kesehatan.

Sebab, beberapa herbal dan suplemen dapat mengganggu atau mempengaruhi pemberian resep obat dari penyedia layanan kesehatan.

Untuk depresi berat, ini membutuhkan perawatan medis. Peratawan ini penting dilakukan untuk membantu sekaligus mencegah agar depresi tidak kambuh.-VIVAnews –
READ MORE >>
 

Copyright © 2009 by Kisah Inspirasi Wanita, Kisah Inspiratif Wanita Design, DesainYuk Inspiration Powered By Blogger